Sabtu, Juni 23, 2012

Tak sempurna

Ingin rasanya aku berteriak sekencang-kencangnya kepada alam terbuka, namun itu tak bisa...
hanya menutupinya dengan bantal yang tertutup aku bisa melakukannya.
ini, gundah gulana yang aku rasa begitu membelenggu,, meskipun aku sendiri yang menyebabkan semua itu. Aku sendiri yang menciptakan rasa itu, menyiksa diri sendiri.
Tapi kenapa bayangan itu selalu muncul dihadapanku, tak bisa berlari sedikitpun walau hanya sebentar.
Aku tak bisa menyebutnya apa terhadap rasa ini, entah karena begitu cepat tumbuh, atau begitu lama proses untuk menumbuhkannya.
Setahun sudah kebersamaan kita, walau terkadang ada jutek2an, sebel2an, kesenangan, canda tawa telah kita lewati bersama. Aku yang telah begitu mengenal dalam terhadap dirimu, dan kaupun sebaliknya.
dan menurutku kondisi kita pun sama sekarang__tak ada yang mau memulai, maka proses pun belum bisa berjalan.
Aku tak tau apakah kau memiliki rasa yang sama seperti yang aku rasakan sekarang, aku hanya berharap seperti itu...kau yang selalu bicara jujur tanpa di saring, dan aku yang selalu berusaha baik di depan orang, namun d belakang agak jahat.
Aku hanya ingin sebuah perantara yang amanah, yang saling bisa mnegerti kita berdua demi kebaikan kita.
namun apakah aku ingin serius??? aku belum bisa menjawab saat ini.
hanya kesadaran yang bisa ku terima, bahwa aku memang tak sempurna, tapi maukah kau membantuku untuk bisa menyempurnakan semua itu??
Tapi ketika aku melihat ke belakang, aku tak begitu yakin untuk mengahadapi semua itu. andai semua bisa dimengeri dan bisa dikalkulasi, mungkin aku bisa mnegambil kesimpulan dengan jelas..namun ini hanya seperti bahasa yang perlu interpretasi lebih.

Kalu memang jodoh ya ga akan kemana, aku hanya mengharap bukti atas keseriusan itu..butuh kau yang bisa sedikit berubah untukku, sehingga akupun yakin kepadamu

Jumat, Juni 22, 2012

tak mengerti

ketika hari itu aku senang, senang dengan semua kemudahan yang telah Alloh tawarkan. Mulai dari start up, proses dan hingga perjalanan finish yang telah ku tapaki.
Senang bisa mendapat goal indah bila diinterpretasikan dalam sebuah permainan bola. Berbagai lika-liku, tak tik yang dijalankan. Aku mendapat ucapan selamat darimu wahai pembimbingku yang baik, ucapan pujian atas hasil yang kulalai dari sang moderator...
Dan____hal yang paling indah kuterima adalah saat uluran tangan sebagai jabatan indah yang kau berikan kepadaku saat itu. Ketika rona kikuk yang kita lakukan bersama dihadapan teman2 saat kamera mencoba mengabadikan memori kita berdua,,, uhhhhh sangat membuat hati ini bersorak gembira.
perjalanan dilanjutkan dengan makan berdua bersama sahabat sejati, menikmati indahnya malam Bogor...
Alhasil aku merasa bingung dengan semua kemudahan yang Alloh berikan, dankhawatir bilamana suatu saat aku mendapat ujian, aku tak bisa bersabar disana..

dan keesokan harinya Alloh memberiku sedikit peringatan dengan kaki yang kesleo. Aku sangat bersyukur dengan ujian ini.


Antara Laut dan Gunung

kini Alloh tawarkan kepadaku dua pilihan yang mungkin sangat berat ketika aku harus memilihnya. Dihadapanku tersedia sebuah tantangan oleh samudra biru dengan segala ombak besarnya yang tak tau apakah aku bisa mengahadapinya, dan tetap bisa berdiri tegak. Aku tak tau___ namun laut itu begitu jernih dihadapanku, dan selalu aku terus membayangkannya disetiap langkah ini.
aku sadar, memang ketika aku sedang merasa nyaman terhadap sesuatu, aku akan selalu memikirkanya.

Namun, apakah aku akan menghilangkan dan mengubur dalam2 rasa keinginanku untuk dapat mendaki gunung, sehingga aku bisa melihat keindahan awan yang begitu jelas,nyata, dan akan membuatku merasa dekat denganNya.

ya Alloh, aku tak mengerti dengan semua bisikan hati ini. Sungguh aku bimbang dengan semua yang engkau tawarkan. Kemana seharusnya aku korbankan,, kepada yang mana aku harus berjuang???

mencoba menerjang segala rintangan ombak besar yang belum tentu aku bisa tetap tegak untuk berdiri,, ataukah aku harus tetap berjuang untuk mencapai puncak gunung yang begitu lama perjalanannya dan belum tentu ada waktu untuk dapat mencapainya

Jumat, Juni 15, 2012

aku


apa yang bisa aku lakukan yah untuk kalian??

itu adalah pertanyaan mendasar yang ada dibenak ku, ketika aku baru membaca berita-berita yang ada di kompas hari ini. berbagai pelik permasalahan indonesia, mulai dari kemiskinan, peran pemerintah yang kurang, hingga penyakit yang tak berujung kesembuhananya dengan alasan minimnya finansial yang ada. Sungguh ironis dan komplek permasalahan ini.

ya Alloh, aku hanya berharap engkau selalu memberi kemudahan dalam rizkiku agar aku selalu bisa membantu orang-orang di sekitarku. Mungkin ini prinsip yang terlalu idealis, namun semoga prinsip ini terus melekat dalam diriku.

Kondisi sekarang yang masih dalam lingkungan pendidikan, semesta sangat mendukung untukku bisa tetap memiliki prinsip yang baik. Namun aku cukup sadar diri manakala diriku ini mudah rapuh, mudah terbawa arus lingkungan.
Ya Alloh, aku berharap, aku bisa menjadi menjadi seorang technopreneur yang bisa mengajak berbagai pihak. Bersama-sama untuk menuju kelayakan hidup di dunia. Hingga kehidupan kita dinamis untuk tetap bisa beribadah kepadaNya.

So habluminalloh wa habluminnas berjalan lancar :D

Sabtu, Juni 09, 2012

Dosen

 

Sosok yang penuh inspiratif kau tuturkan dalam lakumu. Perhatian yang terus kau pancarkan dalam setiap saat, di setiap bimbingan, dalam candaan, bahkan saat bersilaturahmi ke surga duniamu [ : rumah]. Untuk pertama kalinya aku bisa mengenal insan sepertimu.

Ibu dosen tercintaku, Hj. Dr. Indah Yuliasih, STP, M.Si... gelar yang membuat namamu panjang karena prestasi dan perjalanan panjang yang telah kau lewati, tidak lantas semstinya membuatmu menjadi sosok yang berbeda ketika bergaul. Kau yang selalu mampu menempatkan posisimu dimanapun ketika engkau berada. Kau yang bisa sangat marah kepada siapapun ketika memang dia salah, meskipun yang salah itu memiliki jabatan lebih tinggi darimu. Kau yang mampu santun kepada keluarga orang yang kau bimbing, kau yang mampu bercanda saat musim liburan tiba, dan kau yang mampu melayani saat hadir tamu.

Aku sangat bersyukur ketika Alloh memberikan kesempatan bahwa aku akan menyelesaikan program undergraduate dari IPB ini dibawah bimbingannya. Aku akan selalu siap saat aku akan bertemu denganmu, selalu siap dan selalu disambut dengan bahagia. 

Entah dengan cara apa aku bisa berterimakasih padamu, buatmu yang selalu mengajariku tentang kehidupan, akademisi, teori, dan menghadapi kelak. Kau pun yang telah mengajariku tentang bisnis,pendidikan.....
oh ibu dosenku tercinta, aku akan selalu berusaha menjadi bimbinganmu yang terbaik sebisaku, dan dengan caraku.

love you ibu indah... 

#sosok yang di tengah dengan balutan warna orange

Jumat, Juni 08, 2012

Be A Technopreneur


Waktu yang paling inspiratif adalah saat terbangun dari tidur, dimana sel-sel otak belum bekerja untuk berfikir banyak, disitulah ide-ide brilian akan muncul. Malam ini aku menancapkan hati untuk bisa menulis tugas yang telah diberikan, namun apa daya tubuh beserta otak tak mau untuk diajak bekerja sama.
Deadline yang seharusnya aku kerjakan, namun kini belum tersentuh dengan sempurna. Tak apalah, asalkan aku bisa menulis, itu cukup untuk memulai. Memulai untuk melatih jari serta fikiran ini untuk terus menulis sehingga tidak terlalu kaku nantinya. 

Hari ini, dosen pembimbing yang sangat inspiratif serta perhatian memberikan aku jalan lebar untuk menuju goal  dengan cepat. Memberi kesempatan kepadaku untuk bisa sidang dengan cepat, dan itu artinya aku bisa mencapai targetku dengan sempurna. 

Ada ucapan satu kalimat yang membuat aku terngiang-ngiang, sebuah petikan dari dosen aku ini." Emang enak yah sekolah?? aku mah gag suka buat sekolah ". Dia yang kini mengerti benar akan dunia technopreneurship sehingga mengerti benar caranya. Sedangkan aku, yang hanya mahasiswa dengan nilai indeks prestasi yang tidak terlalu tinggi serta penakut ini, apa daya??? ya, mungkin ini awalan yang baik untukku, Alloh menakdirkan aku untuk dibimbing olehnya, sehingga jalan2 pun terbuka.

Yang hanya bisa aku lakukan saat ini adalah melakukan yang terbaik apa yang diminta oleh dosen, sehingga beliau bisa mempercayai kinerjaku. Dan semoga beliau akan membawaku,mengajariku untuk bisa menjadi the real technopreneur

#diary penelitian


Untuk sebuah mimpi dan pencapaian,
Kini akan kuraih bintang itu, semoga jalan yang kadang berliku ini dapat kujalani dengan ku temukan jalan yang lurus. Setiap manusia memiliki kesempatan yang sama untuk memilih, apakah dia akan menjadi sukses atau gagal. Semua hanya dibedakan oleh keseriusan dalam meraihnya, ketika menginginkan sesuatu curahkanlah segala tingkah dan fikiran untuk hal tersebut tidak hanya cukup 100%, namun lebih dari itu yakni 200 % atau bahkan 1000%. Dan jadikan hal lain itu hanya sebagai pendukung atas usaha yang akan kau tuju itu. Manusia tidak diciptakan untuk ahli dalam berbagai bidang, namun dia hanya memiliki kemampuan yang sangat terbatas, sehingga sangat diperlukan kata F.O.K.U.S tersebut.
Menurut orang aku adalah perencana yang baik, memang hal ini benar karena didukung oleh tipe golongan darah aku yakni A. ku mulai tulis dan tanam dalam diri sebuah mimpi, hingga mimpi itu selalu ada 5 cm didepan dahiku dan aku selalu melihatnya kemanapun kaki ini melangkah.
Beberapa saat lalu, memang terdapat sedikit kendala dalam pencapaian itu sehingga secara finansial aku rugi beberapa IDR. Namun dengan sebuah tekad dan keyakinan, akan aku balaskan semua itu untuk aku tamping dalam sebuah dendam, dendam positif yang akan terus aku pupuk untuk mencapai sebuah mimpi.
Berjalannya semua hal yang telah direncanakan tidak akan mulus tanpa bantuan Sang Pengatur di atas. Ku gantungkan semua harapan padaNya, dan aku hanya bisa bertawakal dengan sebuah usaha. Usaha yang akan mengarahkanku ke jalan itu. 
 

Blogroll