Kamis, November 29, 2012

Transisi

Emang kerasa banget kondisi ini, kondisi yang sangat mencekik. Bukan karena banyaknya hal yang harus dikerjakan dan difikirkan, tapi justru karena tidak adanya hal yang harus dikerjakan saat ini. Masa-masa transisi yang sungguh membutuhkan semangat.

Diseberang kota sana, ada orang yang sangat menanti harapan yang besar atas perjuangan selama 4 tahun lebih yang telah saya jalani. Orang tua, memang sejatinya tak mengharapkan balasan apa-apa. Mereka hanya ingin tenang melihat anak pertamanya bisa lepas, dalam artian tidak mengharapkan untuk membiayainya lagi. Dan disini saya bisa apa??? Hanya bisa berharap ada pihak ketiga yang akan menampung seluruh tenaga, fikiran, dan perjuanganku. Dan entah pihak ketiga itu kapan akan datang.

Ya Alloh, kepada siapa lagi saya akan mengadu__ Hanya kepadaMu yang maha pengasih.
Harapanku tidak muluk, saya hanya ingin cepat-cepat untuk membahagiakan kedua orang tua. Meringankan sedikit beban yang ada dipundaknya.

Aku ingin cepet kerjaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa,

Minggu, November 25, 2012

' Kunjungan ke Sekolah '

Beberapa hari yang lalu saya menyempatkan waktu untuk berkunjung ke sekolah saya sewaktu masa SMP dan SMA. Terlihat penampakan bangunan-bangunan dulu yang membuat jejak lebih dari tujuh tahun silam. Akan tetapi tak jarang juga bangunan-bangunan baru yang masih asing dalam pandangan saya. Saya mencoba menapaki lorong demi lorong yang dulu sering saya tapaki, maka lamunan saya kembali lagi ke beberapa tahun silam.
Tujuan pertama saya berkunjung adalah menemui kakak kelas saya yang telah mulai mengabdi sejak setahun yang lalu. Saya ingin menemuinya karena saya ingin ngobrol-sharing-bercerita, karena mungkin saya akan melanjutkan langkahnya seperti dia. Namun karena tidak dapat menemuinya di perpus tempat biasanya dia berada, alhasil saya bertemu dengan penjaga perpus lain. Tak lain adalah penjaga perpus yang dulu saat saya masih bersekolah. Saya dan teman -teman sering memanggilnya dengan sebutan mba yul. Beliau adalah sosok ibu dan teman yang asyik. Tak jarang kita dulu sering bercerita. Akhirnya saya pun ngobrol ngalor ngidul dengannya. Mulai dari alur flash back tentang saya dan teman2 dulu, gosip di daerah sekitar, cerita tentang hidupnya sekarang dan dulu, hingga cerita tentang kabar2 terkini di sekolah.
Hasil ngobrol denganya sungguh mengasikkan. Berbagai hal terutama info terbaru tentang sekolah saya, saya dapatkan. Namun ketika matahari telah menjunjukan sinarnya tepat diatas kepala, saya mulai tersadar. Tak terasa jam telah menunjukan waktu siang, dan akhirnya saya kembali untuk mengunjungi spot-spot lain di bangunan sekolah karena perpus akan tutup dan mba yul mau pulang.
 

Blogroll