Senin, Desember 24, 2012

Satu nama

G.E.N.T.A


memang hanya sekedar 5 huruf, namun selalu mengiringi hari-hariku akhir ini. Mungkin ini masih merupakan efek dari film yang begitu fenomenal pada akhir tahun 2012 ini. Film yang membuat gemetar bagi para pemula pendakian, para pemimpi, dan tentunya bagi para pecinta alam. Sungguh setting yang luar biasa yang ditawarkan dalam film ini.

Kembali ke sosok dari 5 huruf itu. 
Dia menggambarkan karakter yang menurut subjektif kacamataku adalah sosok ideal, seorang pengusaha EO yang tentu memiliki leadership ok dan juga seorang sahabat yang sangat menyayangi teman-temannya. Sosok yang berwibawa juga sangat melekat kepadanya. Dia memiliki jiwa pecinta alam dibanding teman2nya, dan dia ingin menularkan kegemaran itu kepada teman-temannya yang lain. Secara fisik, dia memiliki kulit yang tidak terang, pandangan mata yang damai sehingga membuat orang yang disekitarnya itu merasa tenang bila dekat dengannya. 

Aku termasuk orang yang mudah kagum kepada orang yang memiliki jiwa leadership. Bagaimanapun dia, aku sering terkagum padanya. 

Bila aku boleh untuk bermimpi, boleh untuk berangan. Mungkin seperti dialah seorang lelaki yang seharusnya. Bukan berarti aku tidak menyukai yang lain, tapi itulah yang ada di anganku.


Rabu, Desember 12, 2012

Hidup dan Lingkungan


Hidup ini memang tak pernah lepas dari yang namanya permasalahan. Entah permasalahan ekonomi, sosial, lingkungan, persahabatan, percintaan atau bahkan keluarga. Dan ketika memang seseorang sedang tidak ada masalah, maka justru itu permasalahan baginya.

Terkadang apa yang kita fikirkan, itu tidak sejalan dengan kenyataan.

Terkadang apa yang menurut kita benar, maka belum tentu benar menurut orang lain.

Karena memang sejatinya, ketika kita mencari sebuah kebenaran, maka carilah kebenaran menurutNya. Dialah yang Maha Benar melebihi segalanya.

Mungkin kita perlu sedikit mengalah demi mendapatkan sebuah kemenangan yang terbaik untuk semua. Mungkin kita perlu untuk sedikit meredam hawa nafsu sendiri demi mendengarkan cerita orang lain.
Seorang pemimpin yang baik adalah pemimpin yang paling mengerti kondisi anggotanya. Dan mulailah dari lingkungan kecil, diawali dari diri sendiri, karena kita merupakan pemimpin untuk diri kita sekarang dan yang akan datang. Bilamana kita telah mampu untuk menjaga dan mengendalikan diri, maka dengan sendirinya kita mampu untuk mempengaruhi orang lain.
Jikalau kita merasa bahwa kita tak pernah dihargai di lingkungan kita dan mendambakan bahwa orang lain menghargai kita. Maka terlebih dahulu kita berkaca kepada cermin, apakah saya sudah menghargai mereka??? Apa yang sudah saya lakukan selama ini kepadanya? Apakah sudah membantunya?? Apakah dia merasa bahagia berteman dengan saya??
Dan seberapa dalam saya sudah mengenalnya?

                Dan tanamkan pada diri kita, mungkin saat ini seseorang itu belum memberikan timbal balik atas selama ini yang telah kita lakukan kepadaNya. Tapi mungkin suatu saat, besok, ataukah nanti saya akan membutuhkan bantuan seseorang itu. Karena yakinlah, segala perbuatan yang kita lakukan pasti akan kembali ke diri kita, PASTI.

Maka berbuatlah yang terbaik untuk diri kita dan lingkungan kita,,
Sebarkanlah rasa nyaman terhadap orang yang ada disekitar kita…..

Hidup butuh pengorbanan. Dan pengorbanan terkecil adalah mengorbankan sedikit ego. Karena kita adalah makhluk sosial yang butuh orang lain untuk melengkapinya.

Senin, Desember 10, 2012

Pendakian Pangrango











Bersamamu, CSS 49


Para pendamping CSS 49 yang selalu setia menemani adik-adiknya.



Kebersamaan pertama di puncak, Puncak kebanggaan kota Bogor.



Usai menunaikan sholat di Masjid Puncak.



Jagoan anak Ciawi.



Action bersama, setelah mendapatkan Motivation Training.



Mejeng dikit, di tepi jalan raya utama ciawi. 



Sebelum ujian, nampang dikit di akhir2 masa kebersamaan matrikulasi.



Makan-makan sampai ga tidur semalaman, setelah ngasih surprise party buat dik komtiah.



woooooooooooowwwwwww, special prize untuk komtiah.

  

ahhhh, 3 sekawan ini. Nampak seperti pohon saja.



Big Thanks adikku.



yeeeeeeew, saatnya bergaya untuk para pendamping CSS MoRA 49.



Kita mau bergaya, kenapa mesti ada 'sesuatu' di belakang kita??????



Walau tidak bisa pulang kampung, kita tetap bisa jalan2.



Walau panasnya Kota Tua, hati kita tetap merasa adem deh.



Ada pohon buatan yang nampak asli 


Narsis euiiii........



Backgroundnya ok gilaa. Emas asli berkilo-kilo cuiii...



Dan............kita bangga punya sejarah Bank Indonesia.

Ujung Genteng




Perjalanan menunju lokasi. Jalan berkelok-kelok dan jurang disisinya.



Sebuah pemandangan ditengah perjalanan. Air terjun yang sangat mendamaikan hati.


Nuansa laut yang biru dan didominasi oleh pasir putih sangat menambah kedamaian dihati.


Batu putih juga menanmbah nuansa elegan dari laut ini.


Karang, sebagai hasil laut yang memiliki nilai finansial tinggi.


Salah sebuah keluarga yang sedang menghabiskan waktu liburnya.


Objek diambil menggunakan digital camera, namun karena didukung oleh pemandangan alam yang asli maka hasilnya pun tak kalah dengan hasil jepretan D-SLR camera.


Seruuuuuuuuuuu, assyiiiiiiiiiik............membuat manusia bebas berkreasi dialam


Langit mulai menunjukan bahwa hari senja akan datang.


Subhanalloh, maha suci Dia yang telah menciptakan alam seindah ini.



Dan senja'nya berhasil masuk dalam jiwa.


Aku Vs Cita-Cita


“Terkadang dalam beberapa pilihan, maka akan terdapat sebuah konsekuensi besar untuk memilihnya. Hal ini adalah wajar dan sulit untuk terpisahkan”.

Dan mungkin ini adalah sebuah kondisi yang sedang saya hadapi saat ini. Dulu memang benar sekali bahwa saya ingin memiliki cita-cita berpendidikan tinggi, mungkin hingga ke negeri seberang. Dorongan terasa begitu kuat demi tetap terus memili semangat untuk mengejarnya. Tak lain juga mungkin untuk memenuhi ego diri yang begitu melampaui batas normal.

Namun sejalan dengan asam manis perjalanan hidup. Fikiran ini juga melahirkan sebuah pilihan lain. Bahwa sesungguhnya saya adalah perempuan, yang mungkin seyogyanya lebih memilih untuk cepat berkeluarga, tanpa mengenyampingkan pendidikan. Disini saya memiliki sebuah alas an fundamental bahwa perempuan akan jauh lebih aman untuk hidup di Negara sendiri. Dan pendidikan diluar negeri lebih cocok untuk kaum lelaki. Dan ini bukan berarti bahwa saya masih menganut aliran sebelum masa cut nyak dien bahwa pendidikan hanya untuk kaum lelaki. Sekali lagi bukan alasan demikian.

Pemaparan alasan tersebut bukan berarti mematahkan seluruh keinginan saya. Saya masih memiliki beberapa porsi untuk tetap ingin melanjutkan pendidikan di Luar. Yakni dengan pilihan bahwa saya sudah memiliki pasangan hidup, saat saya mengenyam pndidikan disana dan bersama hidup disana. Hal ini akan lebih aman untuk kehidupan saya sehari-hari dan juga pandangan orang awam. Alas an lain adalah agar saya tidak menunda pernikahan hingga umur yang lebih banyak.

Jika memang pilihan yang kedua ini tidak saya capai, saya masih memiliki keinginan lain bahwa saya menginginkan seorang pasangan hidup yang lulusan luar negeri. Tak lain adalah karena saya ingin sebuah cerita tentang gambaran nyata akan kehidupan disana.

Entahlah, mungkin pembaca sekalian mungkin berfikir kenapa saya terlalu mengagungkan akan pendidikan diluar. Padahal sejatinya pendidikan di dalam negeri juga tak jauh kalah. Ya mungkin salah satu alasan fundamental adalah karena saya berasal dari DESA. Saya ingin membuktikan bahwa pendidikan desa juga tidak kalah dengan pendidikan di kota yang menanamkan sebuah karakter bahwa mimpi itu bisa dikejar, mimpi itu bisa diraih, dan semua orang tanpa terkecuali memiliki kesempatan yang sama, dan yang menentukan hanyalah bagaimana karakter dari orang tersebut, sehingga ia dapat meraihnya.

Namun ketika memang takdir dariNya memberikan pilihan kepada saya untuk tetap stay di Negeri ini, maka kesempatan terakhir adalah saya akan mendidik adik saya yang Laki-laki untuk bisa menyalurkan cita-cita saya nanti. Anak cowo sangat berhak dan mendekati wajib untuk melanjutkan pendidikannya di negeri Luar. Itu objektif pendapat saya.


Dan untuk perkara “Pasangan Hidup”, itu bukanlah mutlak menjadi sebuah persyaratan, karena ini semua hanyalah sebuah keinginan. 

Rabu, Desember 05, 2012

Aku Harus Mulai

Dalam kondisi yang seperti sekarang ini, bukanlah suatu kesempatan untukku terus beristirahat. Mengistirahatkan otak yang seharusnya terus berjalan untuk berfikir. Ini adalah hal yang tidak layak dan harus dihindari oleh setiap orang, termasuk diriku. Memang masa ini bukanlan masa yang mudah untuk dijalani, dimana seseorang berada dalam masa transisi yang belum tau hingga kapan semua ini berakhir.

Aku selalu teringat akan sebuah prinsip, bahwa setiap usaha dan keinginan pasti ada jalan yang bisa dilalui. Inilah yang saya coba untuk yakini saat ini. Mungkin Alloh menawarkan kesempatan ini untukku mencoba softskill yang lain. Ambilah hal positifnya saja. Mungkin dari waktu ini aku lebih bisa mencari tau dan belajar ilmu agama yang sempat aku tercecerkan. Ya Alloh, ampunilah saya.

Semoga tekad ini bulat, untuk terus mengisi waktu-waktu yang luang ini dengan hal-hal yang bermanfaat. Mencoba untuk terus dan terus menulis. 
MENULIS

M.E.N.U.L.I.S

Kamis, November 29, 2012

Transisi

Emang kerasa banget kondisi ini, kondisi yang sangat mencekik. Bukan karena banyaknya hal yang harus dikerjakan dan difikirkan, tapi justru karena tidak adanya hal yang harus dikerjakan saat ini. Masa-masa transisi yang sungguh membutuhkan semangat.

Diseberang kota sana, ada orang yang sangat menanti harapan yang besar atas perjuangan selama 4 tahun lebih yang telah saya jalani. Orang tua, memang sejatinya tak mengharapkan balasan apa-apa. Mereka hanya ingin tenang melihat anak pertamanya bisa lepas, dalam artian tidak mengharapkan untuk membiayainya lagi. Dan disini saya bisa apa??? Hanya bisa berharap ada pihak ketiga yang akan menampung seluruh tenaga, fikiran, dan perjuanganku. Dan entah pihak ketiga itu kapan akan datang.

Ya Alloh, kepada siapa lagi saya akan mengadu__ Hanya kepadaMu yang maha pengasih.
Harapanku tidak muluk, saya hanya ingin cepat-cepat untuk membahagiakan kedua orang tua. Meringankan sedikit beban yang ada dipundaknya.

Aku ingin cepet kerjaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa,

Minggu, November 25, 2012

' Kunjungan ke Sekolah '

Beberapa hari yang lalu saya menyempatkan waktu untuk berkunjung ke sekolah saya sewaktu masa SMP dan SMA. Terlihat penampakan bangunan-bangunan dulu yang membuat jejak lebih dari tujuh tahun silam. Akan tetapi tak jarang juga bangunan-bangunan baru yang masih asing dalam pandangan saya. Saya mencoba menapaki lorong demi lorong yang dulu sering saya tapaki, maka lamunan saya kembali lagi ke beberapa tahun silam.
Tujuan pertama saya berkunjung adalah menemui kakak kelas saya yang telah mulai mengabdi sejak setahun yang lalu. Saya ingin menemuinya karena saya ingin ngobrol-sharing-bercerita, karena mungkin saya akan melanjutkan langkahnya seperti dia. Namun karena tidak dapat menemuinya di perpus tempat biasanya dia berada, alhasil saya bertemu dengan penjaga perpus lain. Tak lain adalah penjaga perpus yang dulu saat saya masih bersekolah. Saya dan teman -teman sering memanggilnya dengan sebutan mba yul. Beliau adalah sosok ibu dan teman yang asyik. Tak jarang kita dulu sering bercerita. Akhirnya saya pun ngobrol ngalor ngidul dengannya. Mulai dari alur flash back tentang saya dan teman2 dulu, gosip di daerah sekitar, cerita tentang hidupnya sekarang dan dulu, hingga cerita tentang kabar2 terkini di sekolah.
Hasil ngobrol denganya sungguh mengasikkan. Berbagai hal terutama info terbaru tentang sekolah saya, saya dapatkan. Namun ketika matahari telah menjunjukan sinarnya tepat diatas kepala, saya mulai tersadar. Tak terasa jam telah menunjukan waktu siang, dan akhirnya saya kembali untuk mengunjungi spot-spot lain di bangunan sekolah karena perpus akan tutup dan mba yul mau pulang.

Sabtu, September 29, 2012

Terinspirasi

Mungkin kali ini aku akan lebir berfikir tentang dunia di luar hati, tak seperti apa yang biasa aku ceritakan ke semua. Kali ini lebih ke karah motivasi dan mimpi.
Seminggu atau lebih tepatnya dua harian yang lalu, aku merasa berada dalam kondisi unstabil. Kalo dibilang stress ya bukan sih, mungkin lebih kepada jemu dengan rutinitas yang tak banyak. Alhasil dengan aku membuka salah satu facebook ka Galih saya mencoba kepo'in blog nya dan aku menemukan sedikit jawaban dari ketidakberdayaan hidup akkhir2 ne..
belajar tentang pemuda dan mimpi. Dan dari blog ka Galih aku mendapatkan satu jawaban lagi perihal pemuda yang sungguh luarbiasa. M. iman usman,, sungguh pemuda penginspirasi..

aku kagum ke kalian,, dan semoga suatu saat aku bisa bertemu,berjumpa dan mengambil sedikit pelajaran dari kalian. Tentunya yang paling penting adalah bisa mengaplikasikan sedikit dari ilmu kalian.
BIG THANKS FOR YOU

Rabu, September 19, 2012

S.TP


Bercerita tentang masa2 penelitian, seminar, dan skripsi adalah hal yang paling berkesan dan penuh warna. Hari-hari yang akan selalu diingat dan dikenang haingga nanti.
Akhirnya 19 September 2012, saya menyandang gelar Nurul Fitri R,S.TP dengan pernyataan lulus dari kedua pembimbing dosenku dan dosen penguji. Alhamdulillah saya ucapkan dan langsung memberikan kabar gembira ini untuk kedua orang tua di Desa sana.
Perjuangan selama empat tahun merantau saya untuk meraih pendidikan di kota orang bisa membuahkan sebuah berita bahagia untuk mereka. Big Thanks special for you my Family,,, i'm your first child make you proud to get Sarjana Teknologi Pertanian. 
Nanti beberapa hari ke depan adalah masa sulit yang harus saya selesaikan untuk mendapatkan gelar tersebut secara legal dari segi administratif kampus hijau ini.

Jumat, Agustus 03, 2012

sejatinya

alkisah berawal dari sebuah pertemanan tak berujung.

Sabtu, Juni 23, 2012

Tak sempurna

Ingin rasanya aku berteriak sekencang-kencangnya kepada alam terbuka, namun itu tak bisa...
hanya menutupinya dengan bantal yang tertutup aku bisa melakukannya.
ini, gundah gulana yang aku rasa begitu membelenggu,, meskipun aku sendiri yang menyebabkan semua itu. Aku sendiri yang menciptakan rasa itu, menyiksa diri sendiri.
Tapi kenapa bayangan itu selalu muncul dihadapanku, tak bisa berlari sedikitpun walau hanya sebentar.
Aku tak bisa menyebutnya apa terhadap rasa ini, entah karena begitu cepat tumbuh, atau begitu lama proses untuk menumbuhkannya.
Setahun sudah kebersamaan kita, walau terkadang ada jutek2an, sebel2an, kesenangan, canda tawa telah kita lewati bersama. Aku yang telah begitu mengenal dalam terhadap dirimu, dan kaupun sebaliknya.
dan menurutku kondisi kita pun sama sekarang__tak ada yang mau memulai, maka proses pun belum bisa berjalan.
Aku tak tau apakah kau memiliki rasa yang sama seperti yang aku rasakan sekarang, aku hanya berharap seperti itu...kau yang selalu bicara jujur tanpa di saring, dan aku yang selalu berusaha baik di depan orang, namun d belakang agak jahat.
Aku hanya ingin sebuah perantara yang amanah, yang saling bisa mnegerti kita berdua demi kebaikan kita.
namun apakah aku ingin serius??? aku belum bisa menjawab saat ini.
hanya kesadaran yang bisa ku terima, bahwa aku memang tak sempurna, tapi maukah kau membantuku untuk bisa menyempurnakan semua itu??
Tapi ketika aku melihat ke belakang, aku tak begitu yakin untuk mengahadapi semua itu. andai semua bisa dimengeri dan bisa dikalkulasi, mungkin aku bisa mnegambil kesimpulan dengan jelas..namun ini hanya seperti bahasa yang perlu interpretasi lebih.

Kalu memang jodoh ya ga akan kemana, aku hanya mengharap bukti atas keseriusan itu..butuh kau yang bisa sedikit berubah untukku, sehingga akupun yakin kepadamu

Jumat, Juni 22, 2012

tak mengerti

ketika hari itu aku senang, senang dengan semua kemudahan yang telah Alloh tawarkan. Mulai dari start up, proses dan hingga perjalanan finish yang telah ku tapaki.
Senang bisa mendapat goal indah bila diinterpretasikan dalam sebuah permainan bola. Berbagai lika-liku, tak tik yang dijalankan. Aku mendapat ucapan selamat darimu wahai pembimbingku yang baik, ucapan pujian atas hasil yang kulalai dari sang moderator...
Dan____hal yang paling indah kuterima adalah saat uluran tangan sebagai jabatan indah yang kau berikan kepadaku saat itu. Ketika rona kikuk yang kita lakukan bersama dihadapan teman2 saat kamera mencoba mengabadikan memori kita berdua,,, uhhhhh sangat membuat hati ini bersorak gembira.
perjalanan dilanjutkan dengan makan berdua bersama sahabat sejati, menikmati indahnya malam Bogor...
Alhasil aku merasa bingung dengan semua kemudahan yang Alloh berikan, dankhawatir bilamana suatu saat aku mendapat ujian, aku tak bisa bersabar disana..

dan keesokan harinya Alloh memberiku sedikit peringatan dengan kaki yang kesleo. Aku sangat bersyukur dengan ujian ini.


Antara Laut dan Gunung

kini Alloh tawarkan kepadaku dua pilihan yang mungkin sangat berat ketika aku harus memilihnya. Dihadapanku tersedia sebuah tantangan oleh samudra biru dengan segala ombak besarnya yang tak tau apakah aku bisa mengahadapinya, dan tetap bisa berdiri tegak. Aku tak tau___ namun laut itu begitu jernih dihadapanku, dan selalu aku terus membayangkannya disetiap langkah ini.
aku sadar, memang ketika aku sedang merasa nyaman terhadap sesuatu, aku akan selalu memikirkanya.

Namun, apakah aku akan menghilangkan dan mengubur dalam2 rasa keinginanku untuk dapat mendaki gunung, sehingga aku bisa melihat keindahan awan yang begitu jelas,nyata, dan akan membuatku merasa dekat denganNya.

ya Alloh, aku tak mengerti dengan semua bisikan hati ini. Sungguh aku bimbang dengan semua yang engkau tawarkan. Kemana seharusnya aku korbankan,, kepada yang mana aku harus berjuang???

mencoba menerjang segala rintangan ombak besar yang belum tentu aku bisa tetap tegak untuk berdiri,, ataukah aku harus tetap berjuang untuk mencapai puncak gunung yang begitu lama perjalanannya dan belum tentu ada waktu untuk dapat mencapainya

Jumat, Juni 15, 2012

aku


apa yang bisa aku lakukan yah untuk kalian??

itu adalah pertanyaan mendasar yang ada dibenak ku, ketika aku baru membaca berita-berita yang ada di kompas hari ini. berbagai pelik permasalahan indonesia, mulai dari kemiskinan, peran pemerintah yang kurang, hingga penyakit yang tak berujung kesembuhananya dengan alasan minimnya finansial yang ada. Sungguh ironis dan komplek permasalahan ini.

ya Alloh, aku hanya berharap engkau selalu memberi kemudahan dalam rizkiku agar aku selalu bisa membantu orang-orang di sekitarku. Mungkin ini prinsip yang terlalu idealis, namun semoga prinsip ini terus melekat dalam diriku.

Kondisi sekarang yang masih dalam lingkungan pendidikan, semesta sangat mendukung untukku bisa tetap memiliki prinsip yang baik. Namun aku cukup sadar diri manakala diriku ini mudah rapuh, mudah terbawa arus lingkungan.
Ya Alloh, aku berharap, aku bisa menjadi menjadi seorang technopreneur yang bisa mengajak berbagai pihak. Bersama-sama untuk menuju kelayakan hidup di dunia. Hingga kehidupan kita dinamis untuk tetap bisa beribadah kepadaNya.

So habluminalloh wa habluminnas berjalan lancar :D

Sabtu, Juni 09, 2012

Dosen

 

Sosok yang penuh inspiratif kau tuturkan dalam lakumu. Perhatian yang terus kau pancarkan dalam setiap saat, di setiap bimbingan, dalam candaan, bahkan saat bersilaturahmi ke surga duniamu [ : rumah]. Untuk pertama kalinya aku bisa mengenal insan sepertimu.

Ibu dosen tercintaku, Hj. Dr. Indah Yuliasih, STP, M.Si... gelar yang membuat namamu panjang karena prestasi dan perjalanan panjang yang telah kau lewati, tidak lantas semstinya membuatmu menjadi sosok yang berbeda ketika bergaul. Kau yang selalu mampu menempatkan posisimu dimanapun ketika engkau berada. Kau yang bisa sangat marah kepada siapapun ketika memang dia salah, meskipun yang salah itu memiliki jabatan lebih tinggi darimu. Kau yang mampu santun kepada keluarga orang yang kau bimbing, kau yang mampu bercanda saat musim liburan tiba, dan kau yang mampu melayani saat hadir tamu.

Aku sangat bersyukur ketika Alloh memberikan kesempatan bahwa aku akan menyelesaikan program undergraduate dari IPB ini dibawah bimbingannya. Aku akan selalu siap saat aku akan bertemu denganmu, selalu siap dan selalu disambut dengan bahagia. 

Entah dengan cara apa aku bisa berterimakasih padamu, buatmu yang selalu mengajariku tentang kehidupan, akademisi, teori, dan menghadapi kelak. Kau pun yang telah mengajariku tentang bisnis,pendidikan.....
oh ibu dosenku tercinta, aku akan selalu berusaha menjadi bimbinganmu yang terbaik sebisaku, dan dengan caraku.

love you ibu indah... 

#sosok yang di tengah dengan balutan warna orange

Jumat, Juni 08, 2012

Be A Technopreneur


Waktu yang paling inspiratif adalah saat terbangun dari tidur, dimana sel-sel otak belum bekerja untuk berfikir banyak, disitulah ide-ide brilian akan muncul. Malam ini aku menancapkan hati untuk bisa menulis tugas yang telah diberikan, namun apa daya tubuh beserta otak tak mau untuk diajak bekerja sama.
Deadline yang seharusnya aku kerjakan, namun kini belum tersentuh dengan sempurna. Tak apalah, asalkan aku bisa menulis, itu cukup untuk memulai. Memulai untuk melatih jari serta fikiran ini untuk terus menulis sehingga tidak terlalu kaku nantinya. 

Hari ini, dosen pembimbing yang sangat inspiratif serta perhatian memberikan aku jalan lebar untuk menuju goal  dengan cepat. Memberi kesempatan kepadaku untuk bisa sidang dengan cepat, dan itu artinya aku bisa mencapai targetku dengan sempurna. 

Ada ucapan satu kalimat yang membuat aku terngiang-ngiang, sebuah petikan dari dosen aku ini." Emang enak yah sekolah?? aku mah gag suka buat sekolah ". Dia yang kini mengerti benar akan dunia technopreneurship sehingga mengerti benar caranya. Sedangkan aku, yang hanya mahasiswa dengan nilai indeks prestasi yang tidak terlalu tinggi serta penakut ini, apa daya??? ya, mungkin ini awalan yang baik untukku, Alloh menakdirkan aku untuk dibimbing olehnya, sehingga jalan2 pun terbuka.

Yang hanya bisa aku lakukan saat ini adalah melakukan yang terbaik apa yang diminta oleh dosen, sehingga beliau bisa mempercayai kinerjaku. Dan semoga beliau akan membawaku,mengajariku untuk bisa menjadi the real technopreneur

#diary penelitian


Untuk sebuah mimpi dan pencapaian,
Kini akan kuraih bintang itu, semoga jalan yang kadang berliku ini dapat kujalani dengan ku temukan jalan yang lurus. Setiap manusia memiliki kesempatan yang sama untuk memilih, apakah dia akan menjadi sukses atau gagal. Semua hanya dibedakan oleh keseriusan dalam meraihnya, ketika menginginkan sesuatu curahkanlah segala tingkah dan fikiran untuk hal tersebut tidak hanya cukup 100%, namun lebih dari itu yakni 200 % atau bahkan 1000%. Dan jadikan hal lain itu hanya sebagai pendukung atas usaha yang akan kau tuju itu. Manusia tidak diciptakan untuk ahli dalam berbagai bidang, namun dia hanya memiliki kemampuan yang sangat terbatas, sehingga sangat diperlukan kata F.O.K.U.S tersebut.
Menurut orang aku adalah perencana yang baik, memang hal ini benar karena didukung oleh tipe golongan darah aku yakni A. ku mulai tulis dan tanam dalam diri sebuah mimpi, hingga mimpi itu selalu ada 5 cm didepan dahiku dan aku selalu melihatnya kemanapun kaki ini melangkah.
Beberapa saat lalu, memang terdapat sedikit kendala dalam pencapaian itu sehingga secara finansial aku rugi beberapa IDR. Namun dengan sebuah tekad dan keyakinan, akan aku balaskan semua itu untuk aku tamping dalam sebuah dendam, dendam positif yang akan terus aku pupuk untuk mencapai sebuah mimpi.
Berjalannya semua hal yang telah direncanakan tidak akan mulus tanpa bantuan Sang Pengatur di atas. Ku gantungkan semua harapan padaNya, dan aku hanya bisa bertawakal dengan sebuah usaha. Usaha yang akan mengarahkanku ke jalan itu. 
 

Blogroll